04 Agustus 2011
Bayar Zakat, Belum Bisa
selesai ambil gaji
saya langsung menuju stan PKPU
yang ada di pelataran masjid di kantor tempat saya kerja
Petugas jaga stan langsung bertanya
kepada saya, apa yang bisa dibantu
saya bilang mau bayar zakat, zakat profesi
dan bayar infaq/ sodaqoh
langsung dijelaskan untuk zakat profesi
nishobnya lebih kurang 3,6 juta rupiah
Allahu Akbar...la haula wala quwwata illa billah
ternyata gaji saya kurang dari itu (ketahuan dech gajiqu)
Subhanallah, hati ini sedih dan galau
ternyata saya belum termasuk muzakki yang bisa membayar zakat profesi
Ya udah, dengan berat hati saya bisa menerima penjelasannya
dan uang yang tadinya buat bayar zakat profesi
saya gabungkan dengan uang yang buat bayar sodaqoh
jadilah saya membayar infaq/sodaqoh
sambil berdoa agar saya bisa
di waktu mendatang
menjadi muzakki yang bisa membayar zakat profesi
Kabulkanlah doa saya yaa Allah
Aamiin.
13 Tahun
tapi baru sekarang kesampaian
Hidup ini kalo dijalani
ternyata cepat sekali berlalu
entah bagaimana saya
tiba-tiba diingatkan oleh istri
Flashback (mundur balik, ato balik mundur yaaa.. xixixi)
31 Juli 2011, Sabtu
istri ngingetin bahwa kita dah menjalani pernikahan ini
13 tahun
Subhanallah
begitu cepat waktu bergulir
tidak terasa pernikahan saya dan istri telah melalui jalan yang panjang dan berliku
penuh dengan suka dan duka
bersama dengan empat anak saya yang sudah mulai besar
(yang paling kecil, perempuan dua tahun, dah pinter banget ngomongnya, ampe gemes saya dibuatnya)
Ya Allah
berkahilah kami sekeluarga
agar kami bisa menjadi keluarga yang selalu mendapat ridhoMu
selalu mendapat hidayahMu
dijadikannya anak-anak kami, anak-anak yang soleh dan solehah
istri yang solehah,
dan saya bisa menjadi suami dan bapak yang soleh
bagi istri dan anak-anak.
Aamiin.
Ternyata... Bener

Hari ini Kamis
hari ke empat puasa ramadhan
seperti biasa berangkat pagi jam 1/2 tujuh
dan seperti kebiasaan saya yang telah saya dawamkan/ biasakan
yaitu mampir dulu di mesjid Iqro di kantorku
(sebelum bertemu kerjaan dan orang-orang, bertemu dulu donk dengan KEKASIH SEJATI, ALLAH SWT, mengharap ridho dan keberkahan dariNya)
tuk shalat dhuha plus tilawah alquran, banyak-banyak
Selesai tilawah langsung naik keatas (ruang kerja emang di lantai atas)
tiba di bangku kerja
temen sebelah langsung nembak ngasih tau (gak biasanya dia ngeliat blog TMCblog, awalnya saya yang ngasih tau)
ada fotoqu di blognya TMCblog
eeeh.. bener tuh fotoqu dan Mas Taufik pemilik TMCblog
judulnya
Nikmat Utama jadi Blogger . . . Banyak Teman
Wah ternyata foto yang dia minta
langsung di unggah di blognya Mas Taufik
(Mas Taufik sms, minta dikirimin fotonya yang bareng denganqu, ya udah saya kirimin 2 buah foto, satu dah nangkring di blogqu, satunya lagi nangkring di blognya TMCblog
buat di unggah di blognya, asal tau aja, tuh foto yang nangkring di TMCblog tadinya dah nangkring di blogqu, tapi ga jadi, saya tuker dengan foto yang lain)
Terima kasih Mas Taufik
walau saya belum pernah kasih komen
eh... ternyata saya mendapat penghargaan
foto bersama saya dengan Mas Taufik langsung mejeng di blognya
Mudah-mudahan
saya masih bisa hidup tenang
bisa makan bakso di luar tanpa diganggu (mulai dech, lebay)
oleh orang-orang yang cemburu
karena sering komen tapi belum pernah foto bareng
dan muncul di blognya TMCblog Mas Taufik
OK Mas Taufik
terima kasih
moga terus berkarya dan berbuat banyak
bagi kepentingan masyarakat luas
Aamiin.
01 Agustus 2011
TMCblog dan Saya

Hari ini Senin, 1 Agustus 2011
bertepatan dengan 1 Ramadhan 1432H
Berangkat ke kantor sengaja agak siang
memang jam masuk pukul 8
tapi ternyata lebih enak berangkat pagi
gak panas dan kalo macet masih ada waktu
tuk istirahat di masjid kantor
sambil sholat dhuha ... he..he..he
Pagi ini ada yang istimewa
entah kenapa di depan meja kerja
ada seseorang sedang duduk sambil ketak-ketik laptop (ato netbook)
dipandang-pandang kok mirip ama yang di web
mo nanya kok ragu
Akhirnya...
saya tembak langsung...
Mas ini Mas Taufik ya...
yang punya blog TMCblog
Jawabnya...
Iya...
Subhanallah
langsung kenalan
dan cerita-cerita tentang blognya Mas Taufik
bahkan tulisannya yang berjudul
Halo Astra Motor . . .Kayaknya ada yang salah ketik tuuuh :)
ditulis didepan saya yang lagi terbengong-bengongapa betul itu Mas Taufik si TMCblog (lebay dech)
Juga nanya tentang si marun
katanya jarang dipake
lebih sering naik spacy
ngobrol-ngobrol tentang dia
katanya kerja dipercetakan
dan ada bocoran halus (ato malah gede yaa)
Mas Taufik ternyata temennya Menteri Ristek Suharna Surapranata
Sejak lama ia bersama Pak Suharna bahkan sebelum menjadi menteri
dan ternyata ia adalah dosen pembimbingya Mas Taufik
bahkan Pak Suharna tidak tahu kalo Mas Taufik itu seorang blogger yang juga bikers
Ia kesini kekantor tempat saya kerja
karena ada cetakan yang harus diambil
pas waktu sholat zuhur saya ajak ke masjid kantor
sholat berjamaah
Belum sempat saya nanya dan ngobrol
dia dah keburu pergi untuk nyelesaian proyeknya
Oke Mas Taufik
Insya Allah kita ketemu lagi
mudah-mudahan ini menjadi pertemuan yang bermanfaat dan berkelanjutan
Aamiin...
(Blognya dah lama saya bookmark, dan pasti setiap hari saya selalu pantau beritanya, sampai di nanya, apakah saya pernah posting tulisan di blognya, belum jawab saya... tapi yang pasti saya pernah ikut polling di blognya yang berhadiah helm, sarung tangan, dll, tapi gak menang.. hiks..(dah sekian dulu))
(Judul "terpaksa" saya rubah, dari sebelumnya TAK TERDUGA, menjadi judul seperti diatas, tanggal edit 19 September 2011, pukul 13.20 wib)
29 Juli 2011
Hadis
(HR. An-Nasa'i)
28 Juli 2011
18 April 2011
Road To Makkah (Umrah)

Ahad, 3 April 2011.
Jam 7.15 wib saya sampai di Bandara Soekarno-Hatta untuk persiapan boarding jam 8.00 wib. Setelah berkumpul di Boarding Lounge Indosat mulailah jamaah umrah Lazuardi dengan pembimbing ibadah Drs. H. Yusman El Makmur, MA, masuk pesawat Garuda GA 980 pukul 10.00 wib. Alhamdulillah tidak ada delay sehingga sesuai jadwal. Selama 9 jam di pesawat lebih banyak dipakai untuk istirahat dan tidur. Bismillahi tawakkaltu Allallahi Laa Haula Wala Quwwata Illa Billah.
Foto bareng sebelum take off di bandara Soekarno-Hatta
Alhamdulillah. Sekitar pukul 23.00 wib atau 19.00 WAS tiba di bandara King Abdul Aziz Jeddah. Subhanallah tiba juga diri ini di tanahnya para nabi. Setelah proses imigrasi perjalanan dilanjutkan menuju Madinah dengan bus AC, langsung check in hotel dan istirahat. Subhanallah wal hamdulillah walaa ilahaillallah wallahuakbar. Berlinang air mata terharu membayangkan bisa tiba di tanahnya makam Nabi Besar muhammad SAW. Ingin segera diri ini menuju Masjid Nabawi untuk bersujud syukur bisa datang dan beribadah di dekat makam Nabi.
Ya Nabi Salam 'Alaika Ya Rasul Salam 'Alaika Ya Habib Salam 'Alaika Shalawatullah 'Alaika.
Makanan dan cemilan yang pertama kali dimakan setiba di kota Jeddah

Senin, 4 April 2011
Pengen Shalat shubuh, foto dulu ahh...
Subhanallah bisa juga diri ini shalat subuh berjamaah di masjid Nabawi. Betapa terharu dan bersyukur bisa shalat di masjidnya Nabi yang Mulia. Setelah agak siang berkesempatan berziarah ke Raudhah, Makam Rasul dan ke pemakaman Baqi'. Saya sebisa mungkin memperbanyak ibadah di masjid Nabawi dan jangan sampai ketinggalan shalat fardhu sebelum datangnya azan.
Selasa, 5 April 2011
Setelah sarapan pagi dan dalam keadaan bersuci (berwudhu) dan jangan sampai batal rombongan jamaah umrah melakukan ziarah sekitar kota Madinah yaitu ke Masjid Quba. Saya langsung shalat tahiyatul masjid dan shalat sunnah di masjid Quba. Alhamdulillah. Setelah itu kunjungan ke Jabal Uhud melihat makam para Syuhada uhud. Perjalanan dilanjutkan ke Jabal Magnet untuk melihat dan merasakan keajaiban gunung magnet, yang bisa menarik kendaraan besar seperti bus yang kami tumpangi dalam keadaan diam menjadi bergerak. Allahu Akbar. Maha Besar Allah yang telah memperlihatkan kekuasaanNya.
Foto bareng pembimbing ibadah Ust. Yusman El Makmur di Jabal Magnet
Setelah shalat Dzuhur dan makan siang langsung siap-siap untuk check out hotel menuju Mekkah dalam keadaan berihram untuk melaksanakan umrah dan miqat di Masjid Bir Ali.
Ya Nabi Salam 'Alaika Ya Rasul Salam 'Alaika Ya Habib Salam 'Alaika Shalawatullah 'Alaika.
Kembali berlinang air mata ini karena akan meninggalkan Masjid Nabi dan Makam Nabi dan sahabatnya Abu Bakar ra dan Umar bin Khattab ra. Ya Allah jadikanlah kerinduan kepada NabiMu dan Masjid Nabawi ini dalam hatiku agar aku bisa kembali kesini dan beribadah di Masjid Nabimu. Aamiin.
Tiba di kota Mekkah kembali air mata ini berlinang merasakan getaran di hati karena bisa tiba dan datang di rumah Allah Mekkah Al Mukaromah. Allahu Akbar. Tidak bisa terbayangkan diri ini bisa menjejakkan kaki, jiwa dan raga di pusatnya ibadah dan kiblat umat muslim sedunia. Betapa bergetar jiwa dan raga ini bisa menyaksikan keagungan Baitullah yang ada dihadapan mata. Allahu Akbar. Kita berthawaf, sai’ kemudian bertahalul. Esoknya saya langsung tahalul menggunduli kepala saya. Plontos deh..
Labbaik Allahumma labbaik labbaik laa syarika lakalabbaik innalhamda wanni'mata lakawalmulk laa syarikalak
Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya pada setiap hari, Allah SWT menurunkan 120 rahmat di sekitar Baitullah ini. 60 untuk orang – orang yang bertawaf, 40 untuk orang – orang yang sholat dan 20 untuk orang – orang yang memandangi Baitullah.” (HR Ibnu Abbas)
Di lantai atas Masjidil Harram dengan latar belakang jam Mekkah
Rabu, 6 April 2011
Saya langsung banyak-banyak beribadah dan bersujud di Masjidil Harram semampu dan semau saya sambil berdoa agar saya dan keluarga, anak-anak dan istri serta orang tua dan teman-teman yang saya sayangi bisa juga berkunjung dan beribadah di Masjidil Harram ini. Aamiin ya Rab. Saya juga puas-puasin minum air zamzam yang banyak tersebar di masjidil Harram, sekalian saya tampung di botol plastik untuk saya minum di hotel. Alhamdulillah.
Kamis, 7 April 2011
Setelah makan pagi diadakan ziarah di sekitar kota Makkah yaitu ke Jabal Tsur, Jabal Nur, Arafah, Mina, dan Muzdalifah. Pada kesempatan ini diadakan umrah kedua tapi saya tidak ikut karena dari semalamnya badan saya agak kurang enak. (hmm... nyesel juga saya tidak bisa memperbanyak umrah di tanah suci ini).
Jumat, 8 April 2011
Subhanallah. Bisa juga diri ini shalat jumat berjamaah bersama umat muslim dari berbagai negara. Saya berusaha terus mendengarkan khutbah jumat, yang tentunya dalam bahasa arab, dan sebisa mungkin mengerti apa yang dikhutbahkan (hmm... emang saya harus belajar bahasa arab nih, bahasa yang insyaallah akan menjadi bahasa utama dalam pergaulan di dunia, bahasanya AlQuran dan tentunya bahasa di akhirat nanti).
Sabtu, 9 April 2011
Hmm... Inilah saat-saat terakhir saya di kota Mekkah. Setelah melaksanakan thawaf wada', kembali diri ini menangis sejadi-jadinya karena akan meninggalkan Baitullah Almukaromah. Ya Allah ya Rab. Berilah hamba kesempatan kembali kesini bersama keluarga, anak-anak dan istri serta orang tua dan teman-teman yang saya sayangi, agar bisa beribadah dan bersujud di rumahMu ini.
Ba'da thawaf wada', foto dulu sebelum berpisah dengan Baitullah
Ringankanlah langkah ini menujuMu dan berilah kami kemudahan serta kemampuan untuk bisa datang dan bersujud di rumahMu ini. Dan jadikanlah hamba untuk selalu rindu dan datang kepada rumahMu ini. Aamiin.
Perjalanan dilanjutkan ke kota Jeddah. Kotanya pusat pemerintahan Kerajaan Arab Saudi (Kingdom of Saudi Arabia). Di kota Jeddah ini saya mengunjungi Laut Merah dan Masjid Terapung. Gak disangka di tempat ini ketemu sama tukang bakso, ya udah sekalian mencicipi bakso yang dihargai 5 riyal. Alhamdulillah kenyang juga.
Ahad, 10 April 2011
Setelah makan siang langsung check out hotel untuk menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah, untuk kembali ke tanah air. Tepat pukul 20.00 WAS, pesawat Garuda GA 981 take off.
Foto bareng sebelum take off di bandara King Abdul Aziz menuju Indonesia
Ya Allah Ya Rasul. Kembali air mata berlinang dan hati ini bergetar karena meninggalkan tanah suci yang mulia. Mudahkanlah hamba ya Allah agar bisa kembali datang dan beribadah bersama keluarga, anak-anak, dan istri serta orang tua dan teman-teman yang saya sayangi ke tanah suci ini. Aamiin.
Senin, 11 April 2011.
Setelah 9 jam perjalanan dengan pesawat udara, tepat pukul 09.45 saya tiba di bandara Soekarno-Hatta. Alhamdulillah.
Kembali kepada keluarga yang telah ditinggalkan yang tentunya telah merasa kangen dan kehilangan karena kepergian saya ke tanah suci.
Mudah-mudahan saya mendapat Umrah yang Maqbul. Aamiin.






